tugas
Tugas 5: Peramalan Kualitas Udara (Konsentrasi NO2 Sumenep) Berbasis Time Series
Tugas 5: Analisis Deret Waktu dan Peramalan Emisi Gas NO2 Wilayah Sumenep
Kajian pemodelan Time Series Forecasting untuk memprediksi dinamika konsentrasi gas polutan nitrogen dioksida (NO2) di wilayah Kabupaten Sumenep menggunakan data historis sensor pemantauan lingkungan.
1. Karakteristik Komponen Deret Waktu
Data deret waktu didekomposisi menjadi empat komponen utama:
- Trend (): Arah pergerakan nilai jangka panjang (meningkat atau menurun).
- Musiman (): Fluktuasi periodik yang berulang pada interval waktu tetap (harian, mingguan, atau musiman).
- Siklik (): Gelombang naik-turun yang terjadi dalam durasi fleksibel tanpa pola periodisitas kaku.
- Residual / Irreguler (): Variasi acak derau yang tidak dapat dijelaskan oleh model.
2. Metodologi Pemodelan dan Stasioneritas
- Uji Stasioneritas Augmented Dickey-Fuller (ADF): Memverifikasi apakah rata-rata dan varians data stabil terhadap waktu. Differencing orde diterapkan jika deret waktu tidak stasioner.
- Autoregressive Integrated Moving Average (ARIMA / SARIMA): Menentukan orde melalui analisis grafik Autocorrelation Function (ACF) dan Partial Autocorrelation Function (PACF).
- Evaluasi Peramalan: Mengukur akurasi prediksi masa depan menggunakan metrik Mean Absolute Error (MAE) dan Mean Squared Error (MSE).
3. Berkas Tugas Terlampir
- Jupyter Notebook eksperimen:
timeseries-no2-sumenep.ipynbyang memuat tahapan dekomposisi data, uji stasioneritas ADF, pelatihan model deret waktu, dan visualisasi kurva peramalan versus data aktual.