materi
Pengenalan Penambangan Data dan Standar Metodologi CRISP-DM
Pengenalan Penambangan Data (*Data Mining*) dan Standar Metodologi CRISP-DM
Kajian fundamental mengenai penambangan data sebagai disiplin penemuan pola tersembunyi, anomali, korelasi, dan pengetahuan bermanfaat dari repositori basis data berskala masif (Knowledge Discovery in Databases / KDD).
1. Enam Fase Siklus CRISP-DM
Cross-Industry Standard Process for Data Mining (CRISP-DM) menyediakan kerangka kerja iteratif terstandarisasi untuk proyek penambangan data industri:
- Business Understanding: Memahami tujuan organisasi, merumuskan batasan masalah, dan menetapkan kriteria keberhasilan proyek analitik data.
- Data Understanding: Mengumpulkan data awal, melakukan eksplorasi statistik deskriptif (EDA), dan mengidentifikasi anomali atau missing values.
- Data Preparation: Pembersihan data, imputasi nilai hilang, transformasi fitur, rekayasa atribut (feature engineering), dan seleksi subset data.
- Modeling: Memilih dan menerapkan beragam teknik pemodelan machine learning (klasifikasi, regresi, clustering, atau asosiasi).
- Evaluation: Mengukur kinerja model berdasarkan metrik teknis (akurasi, presisi, recall, F1-score, RMSE) dan keselarasan dengan tujuan bisnis.
- Deployment: Mengintegrasikan model prediktif ke dalam sistem operasional nyata untuk pengambilan keputusan otomatis.
2. Tiga Tugas Utama Penambangan Data
- Deskriptif: Mengelompokkan data yang memiliki kemiripan karakteristik tanpa label target sebelumnya (Unsupervised Learning seperti K-Means dan Hierarchical Clustering).
- Prediktif: Membangun fungsi pemetaan dari fitur masukan menuju variabel luaran target bernilai kategori (Classification) atau kontinu (Regression).
- Preskriptif: Merekomendasikan rangkaian tindakan optimal berdasarkan hasil estimasi model.