materi

Pertemuan 1: Fundamental Pemrograman Berorientasi Obyek (PBO), Class, Object, dan Encapsulation

Fundamental Pemrograman Berorientasi Obyek (PBO), Class, Object, dan Encapsulation

Modul pengantar Pemrograman Berorientasi Obyek (PBO) yang membahas paradigma pemrograman berbasis objek, konsep dasar Class dan Object, prinsip Encapsulation, serta perbedaan mendasar dengan paradigma prosedural, berdasarkan e-book G25-11-28-EBOOK-Fundamental Pemrograman-Cetak.pdf.

1. Paradigma Pemrograman Berorientasi Obyek

PBO (Object-Oriented Programming / OOP) adalah paradigma pemrograman yang mengorganisasi kode ke dalam objek-objek yang saling berinteraksi. Setiap objek merupakan instansiasi dari sebuah Class yang mendefinisikan:

  • Atribut (Properties/Fields): Data atau state yang dimiliki objek.
  • Metode (Methods/Behaviors): Aksi atau fungsi yang dapat dilakukan oleh objek.

2. Konsep Fundamental Class dan Object

  • Class: Blueprint atau cetakan yang mendefinisikan struktur data (atribut) dan perilaku (metode) dari sebuah entitas.
  • Object: Instance nyata dari sebuah Class yang memiliki nilai atribut spesifik dan dapat menjalankan metode yang didefinisikan di Class-nya.

3. Prinsip Encapsulation (Enkapsulasi)

Encapsulation adalah mekanisme pembungkusan data (atribut) dan metode yang beroperasi pada data tersebut ke dalam satu unit (class), serta membatasi akses langsung dari luar menggunakan access modifier:

  • Public: Dapat diakses dari mana saja.
  • Private: Hanya dapat diakses dari dalam class itu sendiri.
  • Protected: Dapat diakses dari class itu sendiri dan class turunannya.

4. Perbedaan Paradigma Prosedural vs OOP

  • Prosedural: Kode diorganisasi berdasarkan urutan langkah-langkah prosedur/fungsi. Data dan fungsi terpisah.
  • OOP: Kode diorganisasi berdasarkan objek yang menggabungkan data dan perilaku. Mendukung reusability, maintainability, dan scalability yang lebih baik.

Attachments