materi
Representasi Algoritma: Pseudocode, Flowchart, dan Logika Keputusan
Representasi Algoritma: Standarisasi Pseudocode dan Diagram Alir (Flowchart)
Kajian mendalam mengenai teknik pemodelan logika prosedural sebelum tahap penulisan kode sumber. Modul ini mengajarkan standarisasi visual dan notasi tekstual yang diakui secara universal dalam dokumentasi rekayasa perangkat lunak.
1. Notasi Diagram Alir (ANSI/ISO Standard)
Diagram alir menggunakan simbol-simbol grafis terstandarisasi untuk menggambarkan aliran kendali sistem:
- Terminator (Oval): Menandai titik awal (Start) dan titik akhir (End/Stop) dari prosedur algoritma.
- Input/Output (Jajaran Genjang): Merepresentasikan proses penerimaan input data dari pengguna atau penulisan hasil ke media keluaran.
- Process (Persegi Panjang): Operasi aritmatika, manipulasi string, atau penugasan variabel (assignment).
- Decision (Belah Ketupat): Titik percabangan logika berbasis evaluasi boolean (
True/False) yang menentukan percabangan alur instruksi. - Connector (Lingkaran): Penghubung alur diagram pada halaman yang sama untuk menghindari garis silang yang membingungkan.
2. Standar Penulisan Pseudocode
Pseudocode adalah bahasa perantara informal berstruktur tinggi yang meniru logika pemrograman imperatif tanpa terikat sintaks kaku suatu bahasa tertentu.
text
ALGORITHM HitungDiskonProgresif
INPUT: totalBelanja (Real)
OUTPUT: totalBayar (Real), besarDiskon (Real)
BEGIN
IF totalBelanja >= 500000 THEN
besarDiskon <- totalBelanja * 0.20
ELSE IF totalBelanja >= 250000 THEN
besarDiskon <- totalBelanja * 0.10
ELSE
besarDiskon <- 0.0
END IF
totalBayar <- totalBelanja - besarDiskon
WRITE "Besar Diskon: ", besarDiskon
WRITE "Total Pembayaran: ", totalBayar
END
3. Struktur Kontrol Keputusan Majemuk
Membahas pohon keputusan (decision tree), tabel kebenaran (truth table), dan optimasi logika ekspresi kondisional bersarang (nested-if) menggunakan hukum De Morgan.